Tidak sedikit teman saya yang berkomentar ketika melihat seorang anak kecil menggunakan barang elektronik seperti telepon seluler, laptop, atau tab. "Orang tuanya itu gmn ya? Kok ga mendidik anaknya dengan baik.." "Liat tu,do.. kecil-kecil uda pake tab..iPad pula!.." atau bahkan komentar seperti ini, "hmm.. gimana kalau kita ikutin anak ini..pas lewat tempat sepi kita rampok.."
Entah siapa yang bertanggung jawab atas ini. Penemu, media, orang tua, bahkan anak kecil itu sendiri tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Tuhan pun tidak mau disalahkan..Hahahaha.
Perubahan watak mereka kedepan nanti tidak ada yang tahu. Bagaimana nasib generasi yang akan datang ketika dilanjutkan oleh mereka...tidak ada yang bisa tahu. Hanya menerka dan sebagian besar dari teman-temanku menanggapi dengan jawaban yang pesimis akan menjadi lebih buruk.
Ketika saya sedikit merenungkan kejadian tersebut, teringat ketika masa kecil. Saat itu orang tua saya selalu mengomel dengan pernyataan-pernyataan berikut, "kamu ini enak jaman sekarang, dulu..waktu mau berangkat ke kampus, harus jalan kaki 10 kilo! Sekarang sudah ada angkot, becak, ojek.. kan enak! toh ga mahal!.."dulu, ga ada yang namanya kulkas..kulkas itu mahal..kamu ga ada minuman dingin sehari aja uda ngeluh.."
Menurutku tidak jauh berbeda komentar teman-teman saya dan omelan orang tua. Membandingkan kejadian dulu dengan sekarang. Perkembangan teknologi mempengaruhi peradaban. Pernyataan ini adalah jawaban pasti menurutku ketika muncul fakta-fakta yang terjadi salah satunya seperti contoh tadi.
Kita tidak bisa memaksakan keadaan yang sudah terjadi sekarang untuk diubah dengan keadaan ketika kita masih anak-anak. Mungkin yang bisa dilakukan hanya memperhatikan dan memberikan nilai-nilai yang baik serta mewariskannya untuk generasi selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar